Di Balik Smash Mematikan: Bagaimana Inovasi C’ketz Memperkuat Industri Shuttlecock Nasional
- Greatchemindo Satria Putramas

- 6 hari yang lalu
- 2 menit membaca
Dunia bulutangkis Indonesia sedang berada dalam sorotan hangat. Sepanjang Maret 2026, antusiasme pencinta tepok bulu tanah air memuncak seiring bergulirnya turnamen bergengsi seperti All England Open, Swiss Open, hingga yang terbaru Orleans Masters. Di tengah performa para atlet yang berjuang di lapangan, ada satu elemen teknis yang sering luput dari pandangan namun menjadi penentu kualitas permainan: Shuttlecock.
Bagi seorang atlet, stabilitas terbang dan daya tahan shuttlecock adalah segalanya. Di sinilah peran Greatchemindo Satria Putramas (GSP) melalui brand unggulannya, C'ketz, hadir sebagai pahlawan di balik layar yang ikut memajukan industri alat olahraga dalam negeri.
Standar Internasional dalam Setiap Helai Bulu

Turnamen level dunia menuntut shuttlecock dengan spesifikasi yang sangat presisi. Keseimbangan antara berat, kecepatan, dan ketahanan terhadap benturan keras (smash) tidak bisa ditawar. Industri shuttlecock lokal, yang kini semakin bergeliat untuk menembus pasar ekspor, membutuhkan material pendukung berkualitas tinggi untuk bersaing dengan merek global.
C'ketz menjawab tantangan tersebut dengan menghadirkan solusi perekat dan pelapis khusus yang dirancang untuk memperpanjang usia pakai bola bulutangkis.
Inovasi Produk C’ketz untuk Shuttlecock

Dua produk utama C'ketz telah menjadi andalan para pengrajin shuttlecock nasional:
K-POXY Clear 21 (Vikositas Standar): Memiliki daya resap yang sangat baik ke dalam serat benang dan pori-pori pangkal bulu. Produk ini memastikan ikatan yang menyatu sempurna antara bulu, benang pengikat, dan gabus. Kejernihannya yang tinggi (ultra clear) menjaga tampilan shuttlecock tetap bersih tanpa noda kuning, memberikan kesan premium dan profesional.
K-POXY Clear 21 HV (High Viscosity): Varian dengan viskositas lebih tinggi ini sangat efektif untuk pengaplikasian yang membutuhkan ketebalan atau "daging" lebih pada area pengikatan. Sifatnya yang lebih kental memastikan lem tidak meleber ke area yang tidak diinginkan, namun tetap memberikan kekuatan mekanis yang maksimal sehingga shuttlecock tidak mudah berubah bentuk meskipun dipukul berkali-kali.
EPOXY HV: sistem perekat epoxy dua komponen dengan viskositas tinggi yang dirancang khusus untuk memenuhi standar ketat industri manufaktur shuttlecock kelas kompetisi. Dengan formulasi High Viscosity, produk ini diencerkan sebelum digunakan sehingga memberikan hasil produksi shuttlecock yang lebih banyak, memberikan kontrol aplikasi yang luar biasa, memastikan setiap tetes perekat berada tepat di titik yang dibutuhkan.
Mendukung Daya Saing Global
Sejalan dengan visi GSP Go Export, penggunaan C'ketz for Shuttlecock Series menjadi kunci bagi pengrajin lokal untuk menembus pasar internasional. Dengan menggunakan bahan kimia bermutu tinggi, shuttlecock buatan dalam negeri kini mampu bersaing dengan merek-merek mapan dari luar negeri dalam hal durability (ketahanan) dan flight consistency (stabilitas terbang).
Inovasi ini memastikan bahwa industri pendukung olahraga di Indonesia tidak hanya menjadi penonton di tengah euforia turnamen internasional, tetapi juga menjadi pemain kunci yang menyediakan perangkat pertandingan berkualitas tinggi.

Kemenangan di lapangan bermula dari kualitas alat yang digunakan di tangan. Melalui produk pelapis dan perekat untuk shuttlecock, C'ketz terus berkomitmen memajukan industri shuttlecock nasional agar mampu menghasilkan produk yang lebih kuat, lebih jernih, dan lebih presisi.
Saat atlet kebanggaan kita mencetak poin demi poin di kancah dunia, ada kontribusi teknologi material dari C'ketz yang memastikan setiap laju shuttlecock tetap konsisten hingga akhir pertandingan.



Komentar